Selasa, 27 Agustus 2013

Rakyat Yang Takut Akan Tuhan Menghormati Dan Takluk Kepada Pemerintah Yang Berasal Dari Allah


Suatu Refleksi dari Roma 13 :1-7
( Pdt. Depondoye)

Pengantar :
Banyak   orang percaya lupa akan kewajibannya sebagai Rakyat terhadap pemerintah, begitu juga sebaliknya banyak sekali pemegang kekuasaan sebagai pemerintah lupa akan kewajibannya sebagai pemerintah. Sesungguhnya pemerintah itu berasal dari Allah karena Tuhan Allah sandirilah yang pertama-tama mengeluarkan perintah dan titah itu; yang bentuknya secara terstuktur dan sitematis terlihan dalam brokrasi yang sekarang ini kita kenal.

Rasul Paulus dalam suratnya kepada orang-orang Kristen di Roma tentang bagaimana  mereka membarikan  hormatan  dan penghargaan kepada pemerintah ketika itu sebagai bentuk dari apresiasi iman mereka kepada Allah.
Kita bersama hendak merenungkan beberapa hal pokok yang di sampaikan oleh Rasul Paulus sebagai berikut :
1.       Legalitas  Pemerintah   dari Allah sendiri  :
Sesunguhnya pemerintah itu berasal dari Allah dan ditetapkan oleh Allah sendiri.(ay1). Sebab Pemerintah adalah hamba Allah  untuk menciptakan kebaikan diantara rakayat dan membalaskan murkah Allah atas mereka yang melakukan kejahatan (ay.4). Dengan demikian  setiap penyelengara pemerintah / aparatur pemerintah pada dari jenjang tertinggi sampai pada yang terendah sekalipun adalah hamba Allah (ay. 6).   Sebagai lembaga yang berasal dari Allah sendiri  juga sebagai tangan  Allah  untuk mengeksekusi  murk Allah dan juga sebagai  Hamba Allah maka setiap pejabat/aparatur pemerintah seyogianya  memiliki sifat-sifat Allah dan hidup dalam kekudusan Allah serta senantiasa takut akan Allah.
2.       Kewajiban orang Kristen sebagai Rakyat :
Adalah suatu keharusan bagi setiap orang Kristen sebagai warga Negara/Rakyat ,taklut sepenuhnya kepada pemerintah , begitu juga aparatur pemerintah terendah wajib takluk kepada atasannya.(ay.1a.). Rakyat juga dilarang oleh Tuhan untuk melawan pemerintah sebahai ketetapan Allah itu berarti wajib baginya untuk mematuhi pemerintah (ay.2). rakyat dituntut senantiasa melakukan yang baik  yang tidak bertentangan dengan hukum Tuhan dalam pengabdian diri kepada pemerintah dengan membayar pajak, menberikan biaya cukai, memberikan rasa hormat dan penghargaan kepada pemerintah seolah-olah itu dilakukan kepada Tuhan sendiri.
3.       Kewajiban Pemerintah dari Allah :
Pemerintah yang berasal dari Allah dan yang ditetapkan Allah itu, selalu akan bersumber kepada Allah saja. Maka  akan melaksanakan amanat Allah dalam Firman-Nya secara mutlak, firman  dan Hukum Tuhan akan menjadi patokan utama dalam seluruh kebijakan pemerintahan. Membentuk rakayatnya  dalam pendidikan karakter bangsa yang baik.  Memberikan disiplin/hukuman kepada mereka yang melakukan kejahatan dan membentuk mereka menjadi rakyat yang baik. Pemerintah adalah  Pemimpin, Pelindung, pemelihara , dan penjaga  Rakyat, yang bertanggung jawab penuh untuk memberikan kesejahteraan dan kemakmuran kepada Rakyatnya.
Rakyat  yang mengalami   damai sejahtera      akan menghormati  pemimpin mereka  dan menenteramankan  hati pemimpinnya,  Namun sebaliknya seorang pemimpin akan dihantui ketakutan dan merasa tidak tenang apa bila Rakyat yang dipimpinnya belum mengalami kesejahteraan itu. Bahkan dia akan mengorbankan dirinya sendiri untuk membebaskan rakyatnya  dari  segala belenggu yang menahan mereka untuk mengalami  damai kesejahteraan itu.
Sesuatu yang jangam pernah dilupakan bahwa : Rakyat yang Takut akan Tuhan   meghormati   dan Takluk kepada pemerintah yang berasal dari Allah. Pemerintah yang berasal dari Allah akan mengutamakan Kehendak Tuhan dalam mengupayakan kesejahteraan Rakyat yang dipimpinya.