Selasa, 27 Agustus 2013

Apakah yang patut kita lakukan mengisi kemerdekaan ini


( Pdt. depondoye )


Usia Kemerdekaan Indonesia 68 Tahun, bila diandaikan dengan umur manusia maka tentu sudah matang dan sangat dewasa  sebagai suatu bangsa yang hendaknya dipanuti oleh bangs-bangsa lain di dunia. Namun apakah setiap anak bangsa menyadarinya ?
Firman Tuhan  berikut ini   adalah  cermin untuk mengukur bagaimana perjalanan hidup bangsa dan karya anak-anak bangsa selama ini .
Galatia 5: 13 “ Saudara-saudara memang kamu telah dipanggil untuk merdeka.  Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup dalam dosa, melainkan  layanilah layanilah seorang akan yang lain oleh kasih”.

Kita patut bersyukur kepada Tuhan sebagai generasi yang sekarang ini menikmati pengorbanan dari para pendahulu kita sebagai peletak dasar dan pendiri bangsa dan Negara ini melalui pengorbanan : keringat, air mata, darah dan nyawa mereka sendiri dengan membiarkan diri mereka habis hilang demi merebut sebuah kemerdekaan dan kedaulatan sebagai bangsa. Dan sesungguhnya pada hari  17 Agustus 1945 adalah waktu anugerah Tuhan, bagi seluruh cita-cita kemerdekaan Rakyat Indonesia, sehingga Soekarno dan Hatta dapat memproklamirkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia.
Kemerdekaan itu adalah Anugerah  yang  patut di syukuri kepada Tuhan  oleh segenap bangsa Indonesia. Hal itu dapat diwujudkan dengan memenfaatkan Anugerah Tuhan itu secara bertanggung jawab, sebagai ibadah kepada Tuhan. Kemerdekaan itu harus diisi dengan pembangunan yang memberikan manfaat  yang seluas-luasnya bagi seluruh Rakyat Indonesia secara adil dan merata, sehingga kemakmuran rakyat menjadi nyata sebagai wibawah dari penyelenggara pemerintahan.
Sekiranya seitap generasi anak bangsa mau terbuka dan jujur dihadapan Tuhan, maka sesungguhnya belum sepenuhnya berjalan sesuai  cita-cita luhur bangsa dan kehendak Tuhan ketika terbentuk suatu pemerintahan. ( Band. Roma 13: 4a. “Pemerintah adalah hamba  Allah untuk  kebaikanmu”). Maaf bahwa sebenarnya telah terjadi pengkhianatan masal oleh semua generasi  anak bangsa baik pada segala jenjang dan juga pada segala profesi tugas dan tanggung jawab yang sedang di anugerahkan Tuhan pada kita masing-masing.
Ketika merayakan 68 Tahun kemerdekaan RI masih saja  setiap lorong Negeri ini dijumpai generasi anak bangsa terbelengu oleh rantai penindasan dan penjajahan yang belum bisa untuk dilepaskan yaitu :
Korupsi,Kulusi,Nepotisme,Anarkisme,Terorisme,kemiskinan,keterbelakangan, kebodohan,kekerasan bahkan ditempat-tempat peradilanpun keadilan tidak ditemukan.
Para penguasa terkadang cenderung untuk memuaskan dirinya dengan kekuasaan dan kehendaknya sehingga keluh kesa Rakyat kecil dilupakan.
Para wakil rakyat, seakan-akan tidak memiliki kemampuan untuk mensuarakan aspirasi dan kehendak rakyat,  namun terbuai oleh jaminan kepuasan dan kemapanan yang diberikan dari keringat, air mata dan darah rakyat itu.
Telah berulang-ulang kali nama rakyat kecil  dan masyarakat  pedesaan/kampong diperdagangkan  untuk memperkaya diri  dan memang rakyat kecil  telah  menjadi dagangan yang laris di segala tempat.
Rakyat dan masyarakat kecil dalam keluguhannya  yang polos walaupun telah banyak kali dibohongi namun belum juga menyadarinya.  Atau mungkin disadarinya namun hanya bisa pasrah kepada Sang Yang khalik ( Tuhan Semesta Alam)  karena keterbatasan mereka.
Melalui 68 Tahun Kemerdekaan RI. Setiap generasi anak  Bangsa  perlu merenungkan itu secara mendalam  dan bertanya kepada diri kita :    Apakah yang patut kita lakukan mengisi kemerdekaan ini. Kemerdekaan adalah Anugerah Tuhan. Anugerah Tuhan itu harus dimanfaatkan untuk menjadi berkat bagi  Tuhan bagi lebih banyak orang melalui apa yang kita lakukan dalam mengisi kemerdekaan ini. Marilah kita meneruskan hal-hal positif dan yang membangun banyak orang, membuang dan mematikan segal-hal  negative yang merugikan diri kita, keluarga dan masyarakat.  Berkaryalah bagi bangsa dan Negara dengan membangun karekter bangsa yang baik, dan jangan terus membohongi rakyat.
Tuhan Allah sendirilah yang telah memerdekakanmu melalui pengorbanan diri Yesus Kristus di Golgota. Dia juga akan menuntut pertanggung jawaban saudara atas anugerah Pembebasan ( Fee dom) yang diberikan kepadamu sesuai dengan segala yang telah saudara rancangkan, ucpkan dan perbuat ( Band. Pengk.12:14 dan Roma 12:14), karena semua itu adalah ibadah kepada TUHAN Allah kita . Amin.