Oleh : Pdt. R. Depondoye,S.Th
Bacaan : Kejadian 28:10-22
Gedung Gereja adalah bangunan
karya tangan manusia yang menjadi sibol kehadiran Tuhan Allah ditengah-tengah
umat-Nya. Walupun secara kasak mata
TUHAN Allah itu tidak dapat dilihat, namun pernyataan Allah melalui
Ciptaan-Nya dan Firman-Nya dapat menolong kita untuk mengakui-Nya. Dan Gedung
gereja adlah saah satu kenyataan bagi kita bahwa TUHAN itu ada, hadir dan diam
di tengah-tengah kita umat-Nya.
Setelah Yakub menerima berkat
dari ayahnya ( Isak) lewat rencana yang
di atur oleh ibunya ( Ribka) dengan berbohong mengakui dirinya sebagai
Esau. Maka Yakob harus meninggalkan
ayah-ibu dan tempat dia dibesarkan agar hidupnya terpelihara dari kegeraman dan
dendam saudaranya Esau yang hendak
membunuhnya (Kej.27:41).
Dalam perjalanan dari Bersyeba ke
Haran, Yakub mengalami sesuatu yang sangat dhasyat dalam perjumpaannya, dengan
TUHAN Allah , ketika dia sedang tidaur
dan bermimpi. Karena itu marilah kita bersama-sama merenungkang tiga kenyataan dari pengalaman Yakob yang akan
menolong kita menyadari bahwa : “ Gereja adalah Pintu Gerbang Sorga “.
I. ALLAH MEMPERKENALKAN DIRINYA DENGAN JELAS KEPADA
YAKUB.
TUHAN sesungguhnya berinisiatif memperkenalkan dirinya
secara lengkap dan jelas bahwa :
1.
Dia adalah Allah Abraham neneknya, dan isahak
ayahnya, bahwa Dialah yang pernah sedang menjadi pelindung dan pemelihara Keturunan Abraham.
2.
Allah juga
menyatakan peneyertaan Allah yang
permanen dan pasti kepada Yakob tentang : Tanah dan Negeri, Keturunan , dan
perkembang biakan keturunan Yakub ,
bahkan menjadikan Keturunan Yakub
sebagai media berkat Allah bagi segala bangsa
dimuka bumi (Ay. 14)
3.
TUHAN menyatakan keseriusan dengan memberikan jaminan perlindungan yang
permanen terhadap Yakub (Ay.15) .
“Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, kemana saja
engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke Negeri ini, sebab Aku tidak akan
meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang kujanjikan kepadamu “.
II. YAKUB MENGIKATKAN DIRI DENGAN TUHAN MELALUI
TINDAKAN IMAN DAN KOMITMENNYA YANG TEGUH. ( Ay.16-20).
Yakub mengakui kehadiran dan kedhasyatan TUHAN di tempat itu ( Betel)
dengang berkata : Tuhan ada di tempat
ini, alangkah dhasyatnya tempat ini, ini tidak lain dari rumah Tuhan, ini pintu
Gerbang Sorga. Suatu keadaan yang sangat
sulit untuk digambarkan karena kemuliaan Tuhan Nampak ketika TUHAN, berfirman : menyampaikan apa
kehendak-Nya bagi Yakob.
Yakub mendirikan tuguh bagi Allah dan mengurapinya
dengan minyak dengan mengambil batu yang dipakai mengalas kepalanya, batu yang
memberikan kenyamanan istirahatnya, tempat tumpuan kepalanya dipersembahkan
kepada Tuhan adalah sebuah pernyataan
Iman bahwa TUHAN berdaulat atas
seluruh hidupnya dan Yakub hanya tunduk dan taat kepada TUHAN saja.
Yakubpun bernazar / mengikat perjanjian iman dengan
Tuhan dan mempertaruhkan seluruh kehidupannya, segala kekuatiran dan
kehidupannya diserahkan kepada TUHAN ( Ay. 20) . Kerinduan dan cita-cita masah
depannya dipertaruhkan nya (Ay.21) dan membuat sebuah kredo yaitu : TUHAN
menjadi Allah baginya .
Komitmen masa
depan yang mengikat yang permanen sebagai tindakan iman dari yakub (
Ay.21-21). Dimana :
- TUHAN menjadi Allah bagi Yakub
- Batu yang didirikan menjadi Rumah Allah, mengharapkan TUHAN akan hadir di dalam Bait-Nya bersama Yakub.
- Mempersembahkan persembahan persepuluhan dari segala yang di dapatkannya.
KESIMPULAN :
1. Kehadiran Allah ditengah umat-Nya dalam /lewat
Bait Allah sesungguhnya berawal
dari perjanjian iman dan dasar yang
telah diletakkan oleh Yakub. Sehingga
ada Gereja hadir di Sini sebagai symbol kehadiran TUHAN di tengah-tengah manusia. Allah ada
diam di sini di dalam Gereja ini.
2. TUHAN selalu menyatakan perlindungan,
pemeliharaan dan berkatnya yang melimpah dalam kehidupan kita berupa :
Kesehatan, kecukupan berkat makan dan minum, pekerjaan, sumber daya alam yang
melimpah, kedudukan dan jabatan dan lain sebagainya yang kita alami dalam
kenyataan hidup sehari-hari adalah berkat Tuhan semata. Apakah hai itu kita sadari ? Apakah kita menyadari bahwa TUHAN ada di sini di tengah-tengah keberadaan hidup kita ?
3. Adalah
wajib bagi kita untuk datang kepada Tuhan , ke dalam Bait-Nya untuk
menyembah dan beribadah kepada TUHAN, dengan penyerahan diri dan juga mempersembahkan harta benda, tenaga, pikiran dan waktu kita.
Perpuluhan adalah kewajiban kita sebagai bukti kita sadar bahwa apa yang ada pada kita
sesungguhnya dari TUHAN dan kita Sendiri adalah milik TUHAN. Memberikan
perpuluhan sama dengan memohon kepada
TUHAN : “ berikanlah aku berkat makan minum, dan pakai serta lindungilah saya
untuk mencapai maksudku dan kembali
dengan selamat ke tempatku (Band. Maleaki 3:10-12)
Bila mana ada di
antara saudara/I yang sampai hari ini
jarang atau belumpernah datang untuk beribadah kepada TUHAN dalam persekutuan
Jemaat di dalam Gereja itu berarti saudara belum pernah mencapai Pintu Gerbang
Sorga. Seandainya saudara selalu telah berada di pintu Gerbang Sorga berarti ,
saudara pasti adalah orang yang telah masuk ke dalam Sorga itu. Amin.