( Oleh : Pdt. Robbi Depondoye, S.Th.)
Teks Alkitb: Kejadian 2:8,9dan15
Dunia dan Segala isinya
diciptakan Allah oleh Firman-Nya, Allah menbuat sebuah taman untuk
keperluan hidup manusia dan menempatkan manusia Dalam taman di Eden.
Sesungguhnya segala sesuatu telah ditata dengan baik oleh Tuhan kemudian
menyerahkankewenangan-Nya untuk mengusahakan dan memelihara itu kepada
manusia untuk melaksankannya sesuai dengan amanat dan kehendak Tuhan.
Namun manusia tidak selamanya dapat
taat dan setia kepada Tuhan. Namun apa mau dikata manusia pada hakekatnya
selalu berusaha mencari kepuasan diri dengan mengikutikemauan hatinya, sehingga
cenderung untuk merusak segala tatanan Allah yang baik bagi keutuhan alam
ciptaan Allah.
Sehingga alam semesta yang dahulunya
adalah sahabat yang selalu memberikan harapan dan kehidupan pada ketika
tertentu dapat saja menjadi algojo yang mematikan bagi manusia dan juga makhluk
hidup lainnya.
Kita perlu terjaga sekarang ini bahwa
akibat dari pemanasan global atau emesi gas rumah kaca telah menyebabkan
terjadinya perobahan iklim yang rentang / ancaman bagi keberlangsungan hidup
manusia.
Manusia adalah pemelihara alam ciptaan
Allah
Ada dua hal yang dikehendak
Allah dari manusia ketika menempatkan manusia pada Taman di Eden .
I. Allah menempatkan manusia untuk mengusahakan taman itu.
Hal penting dan mendasar yang perlu
disadari dan di ingat oleh setiap insane manusia, bahwa Taman di Eden itu
dibuat oleh Allah dan Taman itu adalah milik Allah sendiri, bukan kepunyaan
manusia. Allah Tuhan hanya mempercayakan manusia untuk mendiaminya dan
mengusahakan bukan menjadikannya seolah-olah berkuasa atasnya.
Tugas manusia adalah
mengusahakan/ mengelolah secara bertanggung jawab agar
memberikan manfaat kepada manusia namun tidak merusak ekosistennya/
dengan kata lain memanfaatkannya dengan memelihara keutuhan alam ciptaan Tuhan.
Mengusahakan juga berate memelihara
dan merawat agar segala ciptaan Allah itu berada dalam keadaan yang tidak
terancam / mengalami kerusakan atau pemunahan.
II. II.
Allah menempatkan manusia untuk memelihara taman itu
Memelihara berarti menjaga , merawat,
melindungi, menatadan mengasuh agar segala sesuatu yang ada dan hidup di
dalamnya selalu dalam keadaan baik sebagaimana seharusnya.
Memelihara berarti juga berarti tidak
berhak/ tidak mempunyai kewenagan untuk merombak/merobah apa yang telah telah
diciptakan .
Memelihara itu juga berarti mengatur
atau mengembalikan, apa yang sudah tidak pada tempatnya , membuat permajaan,
menyulam kembali agar ekosistem alam semesta tetap terpelihara memelhara
ekosistemnya tetap stabil dan tidak terputus.
Dari fenomena alam yang dijumpai
dewasa ini mengisyaratkan bahwa; sesungguhnya MANUSIA telah melupakan
/mengabaikan tujuan Allah ketika menempatkan di Taman Eden. Karena telah
terjadi eksploitasi dan ekplorasi sumberdaya alam secara tidak bertanggung
jawab, manusia berusaha memuaskan keinginan hatinya dengan menutup mata hati
dan iman mereka. Semua itu berdampak pada perobahan iklim yang telah
tejadi dewasa ini, dengan adanya Banjir, Tanah Longsor, Abrasi pantai,
pengasaman air laut, permukaaan air laut semakin tinggi, yang sesungguhnya
disebabkan oleh emesi gas rumahkaca atau semakin menipisnya lapisan
oson.
Marilah kita menjaga/
memelihara/menata lingkungan hidup kita sebagi Eden yang di Percayakan Tuhan
kepada kita. Agar itu dapat kita wariskan kepada anak-cucu kita sebagai
generasi penerus taman Eden. Amin